WEST PAPUA LIBERATION ORGANIZATION

Manokwari - Papua Barat. Email: [email protected]; URL: www.wplo.org; www.oppb.org

Gallery

Yawan Wayeni was killed by Indonesia Police

« Back to Album Photo 12 of 12 Previous | Next
Yawan Wayeni was killed by Indonesia Police
He was killed by Indonesia Police after manipulated the war between Papuan guirlla and Police.
Posted by West Papua Liberation Organization on December 14, 2009 Full Size| Slideshow

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

30 Comments

Reply ka
1:13 AM on December 4, 2012 
nicna says...
pc,mc,anak anak negri kamu su lihat to NKRI don bikin ton orang papua kaya binatang ,kamu pergi upacara 17 agustus HUT RI MENYANYI INDONESIA RAYA dari sabang sampai merauke satu ,tapi kenyataannya kita bukan saudaranya,makanya kita di bunuh seperti binatang ,kalau kita su habis bru don ambil kita pu tanah yg kaya ini . m a r i b a n g u n d a n l a w a n c o l o n i a l i s m e



----- ko su pintar ka?
Reply ko
1:10 AM on December 4, 2012 
oi says...
INDONESIAAA TU BANGSAAAAA BINATANANG,,,
DEMI NAMA TUHAN SUATU SAAT NEGARA KESAYANGAN SELURU ORANG INDONESIA INI AKAN TINGGAL NAMA !!!!!!!!!!!!!!!!!
SYAALOM,,,,,,

----macam ko bagus saja
Reply DIM
5:00 AM on April 26, 2012 
tuhan kita sama, jangan saling mengutuk..
manusia yang meninggal diatas ini lebih baik di doakan, bukannya seperti orang2 dibawahku ini, yang komentar saling hina..
dasar bodoh..

Papua yakin mau merdeka?
liat tetanggamu timor leste.. seperti negara yang mati..
Reply sosialista netral
4:15 AM on February 2, 2012 
Merdeka adalah harga mati untuk rakyat Papua. Timor Leste sudah merdeka dan sekarang tunggu gilirang Papua. Berjuanglah hai.... saudara-saudara Papua, bersatu padu mengusir penindas dan pemerkosa hak-hak kalian. Contoh di mata kalian adalah Timor Leste.
Viva....OPM......Viva Rakyat Papua.
Reply wong cilik
5:44 PM on December 4, 2011 
Sudah datang ambil Tanah orang, masih bilang kami ini penjajah!

Terima kasih untuk pemimpin bangsa ini yang memimpin dengan korupsi dimana-mana.

System yang di bangun bangsa ini akan menjadi tidak terkontrol dan siap-siap hancur. Papua cuma tunggu saja. Tidak perlu lawan, toh hancur sendiri pastinya.

Nanti kalau kita su merdeka baru kita pangkas 1 per 1.
Reply prabue
10:25 PM on November 30, 2011 
kutu kupret says...
mungkin inilah yg pantas diterima bagi penghianat bangsa NKRI...
mudah2an arwahnya tenang..
manusia kardus, tidak usah banyak komentar.. sudah jelas ada NKRI kalian mau berontak, membuat negara sendiri...
dibayar berapa kalian untuk menghianati NKRI ini...??
perjuangan kemerdekaan NKRI beribu nyawa dikorbankan...
nyawa dibalas dengan nyawa...
tidak usah mw cari popularitas murahan spt ini...
deskripsikan, mengapa orang ini bisa tewas sia-sia hanya kepentingan segelintir pihak..
kasian..
nyawanya terbuang sia2...
Reply oi
3:33 AM on November 27, 2011 
INDONESIAAA TU BANGSAAAAA BINATANANG,,,
DEMI NAMA TUHAN SUATU SAAT NEGARA KESAYANGAN SELURU ORANG INDONESIA INI AKAN TINGGAL NAMA !!!!!!!!!!!!!!!!!
SYAALOM,,,,,,
Reply kutu kupret
10:58 AM on September 11, 2011 
mungkin inilah yg pantas diterima bagi penghianat bangsa NKRI...
mudah2an arwahnya tenang..
manusia kardus, tidak usah banyak komentar.. sudah jelas ada NKRI kalian mau berontak, membuat negara sendiri...
dibayar berapa kalian untuk menghianati NKRI ini...??
perjuangan kemerdekaan NKRI beribu nyawa dikorbankan...
nyawa dibalas dengan nyawa...
tidak usah mw cari popularitas murahan spt ini...
deskripsikan, mengapa orang ini bisa tewas sia-sia hanya kepentingan segelintir pihak..
kasian..
nyawanya terbuang sia2...
Reply evand
10:26 AM on September 2, 2011 
inilah hukuman bagi pengacau keamanan/separatis di NKRI tercinta ini,, dan dia pantas untuk menerimanya,,, bila perlu kasi saja di makan buaya atau ikan hiu,,,
NKRI HARGA MATI coy,,,
Reply joe
9:25 PM on August 19, 2011 
papua adalah salah satu,,,,patroli militer terbesar di indonesia,,,,,,, tingkatkan aja,,,,,,,, kalau kurang minta bantuan lagi dari negara tetangga,,,,,,,
hukuman saja bisaa di beli ,, N anak'' skola yang berprestai masih jadi pengangguran N korupsi/koruptor sejadi masi meraja lela,,,, bagus,,itu yang dong bilang kesatuan indonesia,,,,,,, bineka tunggal ika ,,,,,,,,,tu bunga ,,,,, jadi untuk di pajang di dinding,,,,, bkn malu tapi ,,,,,,,, ada waktunya ,,,,,,,,,,, pembalasan ,,,,,,,, bola masih ber putar,,,,,,,,,
Reply ancex
12:10 AM on June 5, 2011 
segala sesuatu yang dilakukan akan tuhan ambil ke pengadilan terakhir entah perbuatan baik maupun jahat .............. eliways west papua
Reply Wella De Lekhen
12:56 PM on May 13, 2011 
Kiranya Kasih Allah akan selalu bekerja dlm diri setiap insan u saling menyayangi.
Apapun yg terjadi pada kami...hati kami tetap teguh akan keyakinan bahwa suatu saat Tuhan Yesus akan datang u melepas belenggu kami....
HATIKU UNTUKMU ...PAPUA...
Reply Elis
9:26 PM on April 13, 2011 
Semua baik adanya, indah pada waktunya, yang terbaik pasti kita terima. Serahkan kepada TUHAN karena DIA ALLAH yang adil.
Reply wendany
3:22 AM on April 8, 2011 
pengaru dotrin militeri wilaya Timur indonesia sangat tdk manusiawai maka ketidak adilan tetap hidup tetapi bukan dia yang salah yang tauh adalah TUHAN.. ......tanganqu pendek penderitaan sllu meraja lela di atas Papua. kapan akan berakhir TUHAN...hitam kulitqu kriting rambutqu hanya milikmu.
Reply WENDA
2:28 AM on February 19, 2011 
yaa tuhan tolong keadaan seperti ini bener benr hukum dari tuhan atau cuma derita didunia saja ini yaa..tuhan allah berikan jalan keluar dalam hidupku di dunia ini sesuai dengan kehenmdakmmu;;;;
Reply Ivan
3:46 AM on December 25, 2010 
Hi, Saudara-saudara ku di Papua coba renungkan statement dari peresiden Clinton ini sebelum anda selalu menuntut kemerdekaan.
President Clinton considered questionable the assertion that every ethnic, religious or tribal group seeking secession should have the right to secede. For both political and economic reasons he implicitly rejected the creation of too many mini-states. He extolled instead the virtues of federalism, that is, the sharing of power between a central government and sub-national units such as states or provinces. I quote him at length:

It seems to me that the suggestion that a people of a given ethnic group or
tribal group or religious group can only have a meaningful communal
existence if they are an independent nation-not if there is no oppression,
not if they have genuine autonomy, but they must be actually independent-is
a questionable assertion in a global economy where cooperation pays greater
benefits in every area of life than destructive competition.... And so we
have spent much of the 20th century trying to reconcile President Woodrow
Wilson's belief that different nations had the right to be free-nations
being people with a common consciousness-had a right to be a state....

When a people thinks it should be independent in order to have a meaningful
political existence, serious questions should be asked: Is there an abuse
of human rights? Is there a way people can get along if they come from
different heritages? Are minority rights, as well as majority rights,
respected? What is in the long-term economic and security interests of our
people? How are we going to cooperate with our neighbors? Will it be better
or worse if we are independent, or if we have a federalist system? ...

And the practical knowledge that we all have that if every racial and
ethnic and religious group that occupies a significant piece of land not
occupied between others became a separate nation-we might have 800
countries in the world and have a very difficult time having a functioning
economy or a functioning global polity. Maybe we would have 8,000-how low
can you go? (5)
Reply MUSA HALUC
11:58 PM on December 16, 2010 
tulang dari tulangku,darah dari darah ku,rambut dari rambut ku.trimakasi kanibal propesional to colonoal indonesia.nanti saatnya tidak ada yg satupun yang ada di tanah ku.akan peraktekan hal yang sama juga.
Reply nicna
3:22 PM on November 30, 2010 
pc,mc,anak anak negri kamu su lihat to NKRI don bikin ton orang papua kaya binatang ,kamu pergi upacara 17 agustus HUT RI MENYANYI INDONESIA RAYA dari sabang sampai merauke satu ,tapi kenyataannya kita bukan saudaranya,makanya kita di bunuh seperti binatang ,kalau kita su habis bru don ambil kita pu tanah yg kaya ini . m a r i b a n g u n d a n l a w a n c o l o n i a l i s m e
Reply Kian Soetantho
2:24 AM on November 2, 2010 
ini yang tembak Polisi tapi adalah orang Papua yang Mengabdi kepada NKRI, saya kira mereka adalah manusia yang tidak ber Peri Kemanusiaan padahal hari minggu ke Gereja Sembah Tuhan Yesus tapi keluar Gereja Membunuh manusia yang tidak bersalah kalo salah yaaaa,....di tangkap dong,....?????, dan di hukum sesuai dengan kesalahannya,..... apalah artinya sebuah Ibadah,....????? pergi ke Gereja atau Masjid supaya masyarakat Lihat tekun ber Ibadah tapi perilaku Kejahatan serta membunuh tetap jalan trus tidak ada punya Rasa KASIH yang Tuhan Yesus Ajarkan buat Umatnya, saya pribadi turut berduka cita atas kepergiannya sebuah perjuangan yang akan slalu di ingat dan terkenang sepanjang masa, Tuhan Yesus Memberkati and VIVA WEST PAPUA
Reply lapar mencari jalan akhir di mati
1:43 AM on November 2, 2010 
ya ambillah nyawa ku ..... aku tidak berbuat apa apa ........