WEST PAPUA LIBERATION ORGANIZATION

Manokwari - Papua Barat. Email: [email protected]; URL: www.wplo.org; www.oppb.org

Artikel Papua

ZAMAN PRASEJARAH PAPUA

Posted on July 10, 2010 at 11:35 AM

BAB III

ZAMAN  PRASEJARAH


 Ditulis Oleh: John Anari, S. Komp





Berdasarkan geologi, terjadinya bumi sampai sekarang dibagi ke dalam empat zaman. Zaman-zaman tersebut merupakan periodisasi atau pembabakan prasejarah yang terdiri dari:


A.   Arkhaikum

Zaman ini berlangsung kira-kira 2500 juta tahun, pada saat itu kulit bumi masih panas, sehingga tidak ada kehidupan.

 

B.    Paleozoikum

Paleozoikum atau sering pula disebut sebagai zaman primer atau zaman hidup tua berlangsung selama 340 juta tahun. Makhluk hidup yang muncul pada zaman iniseperti mikro organisme, ikan, ampibi, reptil dan binatang yang tidak bertulang punggung.

 

C.   Mesozoikum

Mesozoikum atau sering pula disebut sebagai zaman sekunder atau zaman hidup pertengahan berlangsung selama kira-kira 140 juta tahun, antara 251 hingga 65juta tahun yang lalu. Pada zaman pertengahan ini, reptil berkembang dan menyebar ke seluruh dunia sehingga pada zaman ini sering pula disebut sebagai zaman reptil.

 

D.   Neozoikum

Neozoikum atau zaman hidup pertengahan dibagi menjadi menjadi dua zaman, yaitu zaman Tersier dan zaman Kuartier. ZamanTersier berlangsung sekitar 60 juta tahun. Zaman ini ditandai dengan berkembangnya jenis binatang menyusui.

Sementara itu, Zaman Kuartier ditandai dengan munculnya manusia sehingga merupakan zaman terpenting. Zaman ini kemudian dibagi lagi menjadi dua zaman, yaitu zaman Pleitosen dan Holosin. Zaman Pleitosen (Dilluvium) berlangsung kira-kira 600.000 tahun yang ditandai dengan adanya manusia purba.

 

 

Gambar. 3.1. Manusia Purba

Sumber: http://fosil-manusia-purba.blogspot.com


Zaman pleistosen ditandai dengan meluasnya lapisan es di kedua kutub Bumi (zaman glacial) dan diseling dengan zaman ketika es kembali mencair (zaman interglacial). Keadaan ini silih berganti selama zaman pleistosin sampai empat kali. Di daerah tropika zaman glacial ini berupa zaman hujan (zaman pluvial) yang diseling dengan zaman kering (interpluvial).


Pada zaman glacial permukaan air laut telah menurun dengan drastis sehingga hanyak dasar laut yang kering menjadi daratan.Di Indonesia bagian barat dasar laut yang mengering itu disebut Dataran Sunda,sedangkan di Indonesia bagian timur disebut Dataran Sahul. Dataran Sunda telah menyebabkan kepulauan Indonesia bagian barat menjadi satu dengan Benua Asia,sedangkan Dataran Sahul telah pula menghubungkan kepulauan Indonesia bagian timur dengan Benua Australia. Itulah sebabnya fauna dan flora Indonesia barat mirip dengan fauna dan flora Asia dan sebaliknya fauna dan flora Indonesia timur mirip dengan Australia. Manusia yang hidup zaman pleistosin adalah spesies homo erectus, yang menjadi pendukung kebudayaan batu tua (Palaeolithicum).

Zaman pleistosin berakhir 10.000 tahun Sebelum Masehi kemudian diikuti oleh datangnya zaman Alluvium atau zaman Holosin yang masih berlangsung sampai sekarang. Dari zaman ini muncullah nenek moyang manusia sekarang, yaitu spesies homo sapiens atau makhluk cerdas.[1]

 

 

E.     Arkeologi

Arkeologi, berasal dari bahasa Yunani, archaeo yang berarti "kuno" dan logos, "ilmu".Nama alternatif arkeologi adalah ilmu sejarah kebudayaan material. Arkeologi adalah ilmu yang mempelajari kebudayaan (manusia) masa lalu melalui kajian sistematis atas data bendawi yang ditinggalkan. Kajian sistematis meliputi penemuan, dokumentasi, analisis, dan interpretasi data berupa artefak (budaya bendawi, seperti kapak batu dan bangunan candi) dan ekofak (benda lingkungan,seperti batuan, rupa muka bumi, dan fosil) maupun fitur (artefaktual yang tidak dapat dilepaskan dari tempatnya (situs arkeologi).. Teknik penelitian yang khas adalah penggalian (ekskavasi) arkeologis, meskipun survei juga mendapatkan porsi yang cukup besar.

1.      Zaman Batu

Zaman Batu terjadi sebelum logam dikenal dan alat-alat kebudayaan terutama dibuat dari batu di samping kayu dan tulang. Zaman batu ini dapat dibagi lagi atas:

a.      Zaman batu tua (Paleolitikum)

Zaman batu tua (palaeolitikum), Disebut demikian sebab alat-alat batu buatan manusia masih dikerjakan secara kasar, tidak diasah atau dipolis. Apabila dilihat dari sudut mata pencariannya periode ini disebut masa berburu dan meramu makanan tingkat sederhana. Pendukung kebudayaan ini adalah Homo Erectus yang terdiri.

b.     Zaman batu tengah (mesolitikum)

Pada Zaman batu tengah (mesolitikum),alat-alat batu zaman ini sebagian sudah dihaluskan terutama bagian yang dipergunakan. Tembikar juga sudah dikenal. Periode ini juga disebut masaber buru dan meramu makanan tingkat lanjut. Pendukung kebudayaan ini adalah homo sapiens (manusia sekarang), yaitu ras Austromelanosoide (mayoritas) dan Mongoloide (minoritas).

c.      Zaman batu baru (Neolitikum)

Alat-alat batu buatan manusia Zaman batu baru (Neolithicum)sudah diasah atau dipolis sehingga halus dan indah. Di samping tembikar tenun dan batik juga sudah dikenal. Periode ini disebut masa bercocok tanam. Pendukung kebudayaan ini adalah homo sapiens dengan ras Mongoloide (mayoritas) dan ras Austromelanosoide (minoritas).

 

2.     Zaman Logam

Pada zaman Logam orang sudah dapat membuat alat-alat dari logam di samping alat-alat dari batu. Orang sudah mengenal teknik melebur logam, mencetaknya menjadi alat-alat yang diinginkannya. Teknik pembuatan alat logam ada dua macam, yaitu dengan cetakan batu yang disebut bivalve dan dengan cetakan tanah liat dan lilin yang disebut acire perdue. Periode ini juga disebut masa perundagian karena dalam masyarakat timbul golongan undagi yang terampil melakukan pekerjaan tangan. Zaman logam ini dibagi atas:

a.      Zaman tembaga

Orang menggunakan tembaga sebagai alat kebudayaan. Alat kebudayaan ini hanya dikenal di beberapa bagian dunia saja. Di AsiaTenggara (termasuk Indonesia) tidak dikenal istilah zaman tembaga.

b.     Zaman perunggu

Pada zaman ini orang sudah dapat mencampur tembaga dengan timah dengan perbandingan 3 : 10 sehingga diperoleh logam yang lebih keras.

c.      Zaman besi

Pada zaman ini orang sudah dapat melebur besi dari bijinya untuk dituang menjadi alat-alat yang diperlukan. Teknik peleburan besi lebih sulit dari teknik peleburan tembaga maupun perunggu sebab melebur besi membutuhkan panas yang sangat tinggi, yaitu ±3500 °C.


Zaman logam di Indonesia didominasi oleh alat-alat dari perunggu sehingga zaman logam juga disebut zaman perunggu. Alat-alat besi yang ditemukan pada zaman logam jumlahnya sedikit dan bentuknya seperti alat-alat perunggu, sebab kebanyakan alat-alat besi, ditemukan padazaman sejarah.


Antara zaman neolithicum dan zaman logam telah berkembang kebudayaan megalithicum, yaitu kebudayaan yang menggunakan media batu-batu besar sebagai alatnya, bahkan puncak kebudayaan megalithicum justru pada zaman logam.

 

Berdasarkan porses geologi terbentuknya pulau Papua yang baru terbentuk sekitar 60 juta tahun yang lalu, maka sudah tentu bahwa belum adanya homo sapiens (Manusia) yang menempati pulau Papua zaman Pleotosen karena proses terbentuknya pulauPapua bersamaan pada zaman Neozoikum. Sedangkan pada Zaman Pleitosen (zaman manusia purba), Papua masih belum diduduki oleh manusia purba sehingga tidak ditemukan fosil manusia purba seperti penemuan fosil manusia purba di Mojokerto dan Solo dipulau Jawa.

Pithecanthropus Erectus (phitecos = kera, Antropus Manusia, Erectus = berjalan tegak) ditemukan di daerah Trinil, pinggir Bengawan Solo, dekat Ngawi,tahun 1891. Penemuan ini sangat menggemparkan dunia ilmu pengetahuan.[2]

  • Pithecanthropus Majokertensis, ditemukan di daerah Mojokerto.
  • Pithecanthropus Soloensis, ditemukan di daerah Solo.

 



Gambar. 3.2. Fosil Tengkorak Manusia Jawa (Pithecanthropus Erectus) yang ditemukan di Solo

Sumber: http://history1978.wordpress.com/2009/09/06/manusia-purba-di-indonesia/

 

Peninggalan arkeolog yang ditemukandi tepi danau sentani – Jayapura berupa Kapak Batu yang berbentuk lonjong merupakan bukti sejarah bahwa orang Papua hanya berada pada zaman Batu Muda (Neolitikum).

 

 

Gambar. 3.3. Kapak Batu pada Zaman Neolitikum yang ditemukan di Danau Sentani

Sumber:http://history1978.files.wordpress.com/2009/09/sej101_132.gif

 

Sedangkan zaman purba di Jawa mulai berada pada zaman Batu Tua (Paleolitikum). Perbedaan signifikan ini sangat jelas sehingga dapat dibedakan zaman Prasejarah di Papua dan Indonesia serta dapat ditarik kesimpulan mengenai klaim Majapahit yang tidak memiliki bukti sejarah berupa Candi di Papua.

 

 

Gambar. 3.4. Kapak Batu pada Zaman Paleolitikum  yang ditemukan di Jawa

Sumber: http://history1978.files.wordpress.com/2009/09/sej101_051.gif

 

 

 

[1]Prasejarah. Wikipedia Bahasa Indonesia. http://id.wikipedia.org/wiki/Prasejarah#Arkhaikum

[2] Rusdi.2009. Manusia Purba di Indonesia.

http://history1978.wordpress.com/2009/09/06/manusia-purba-di-indonesia/

 


Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

47 Comments

Reply Vanny Geta
8:29 AM on September 8, 2013 
kurang banyak infonya noh !!
Reply riska
6:49 AM on November 28, 2012 
wow.....?!!!
Reply fayola puteri aqilla
8:38 PM on October 28, 2012 
kok dikit banget ya , yang penting lengkap dikitlah g apa-apa
Reply ratih tri mutiara sari
7:24 AM on September 10, 2012 
bagusss sekali
Reply mazkur zanzaba
9:51 AM on February 28, 2012 
thnx for ALL
Reply Teguh Arrijal
7:57 AM on February 20, 2012 
saya cukup puas dengan informasi yang anda berikan
Reply vigo
9:11 AM on October 31, 2011 
setuju dengan web im gan
Reply silvi
7:52 AM on October 31, 2011 
apa sihh
Reply desy
3:45 AM on October 27, 2011 
enak yea hidup bisa dapat cowok yg guanteng
Reply clara
6:42 AM on October 6, 2011 
biasaa ajhaa ... :p ga terlalu lngkap ...
Reply bramand tyo
4:48 AM on September 26, 2011 
saya sngaat ska dgn web ini...............
Reply zayyan
9:34 PM on September 17, 2011 
kq ga lengkap sich, klo kyk gt doang sich ada d bk.tolong di lengkapin dongggg...
buat pr nich
Reply sheila awin
2:59 AM on September 17, 2011 
setuju dengan web ini !!!!!!!!
Reply nisa
9:41 PM on September 14, 2011 
saya tidak kecewa :D
Reply nisa
9:37 PM on September 14, 2011 
meskipun dikit,tpi mnrt gw ni lengkap ...;)
Reply feri
8:28 AM on September 14, 2011 
kta smua sbgai ank smp kecewa skali, bagaimna negara kita mau maju kalo yg bikin ilmu pengetahuan aj pelit bngt!!! gk mutu!!!!
Reply feri
8:24 AM on September 14, 2011 
ni yg bkin sp?? tlong d jabarin donk!!!
Reply andika
3:32 AM on September 12, 2011 
ni siapa yang buat sich,koq sikit aj plittttt kali ni org n..................yg bikin n
Reply leony keviana
11:56 AM on September 11, 2011 
kurang lengkap nih..,mana zaman megalitikum..?
Reply marfi indah
7:17 PM on September 6, 2011 
koq kurang lengkap sihh!!!!!!!!! jadi binggung mana yang paleolitikum, mana yang mesolitikum, mana yang megalitikum......... padahal tugas harus di kumpulin besok. T_T........