WEST PAPUA LIBERATION ORGANIZATION

Manokwari - Papua Barat. Email: [email protected]; URL: www.wplo.org; www.oppb.org

Artikel Papua

KRONOLOGI PENEMBAKAN MAHASISWA UNIPA

Posted on October 31, 2012 at 9:45 PM

KRONOLOGIS AKSI MASSA DEMO DAMAI DI AMBAN

PAPUA BARAT

TANGGAL 23 OKTOBER 2012

Reporter: John and Rudolfo

Receiver: Abraham Ramandey


Pada Selasa tanggal 23 0ktober 2012, Komite National Papua Barat (KNPB), serta kelompok-kelompok

Organisasi Mahasiswa lainya yang melakukan aksi “ Demo Damai “ dengan Agenda sebagai berikut :

  1. MENUNTUT INDONESIA SEGERAH MENYELESAIKAN MASALAH PAPUA;
  2. MENDUKUNG INTERNATIONAL PARLEMENTS FOR WEST PAPUA (IPWP) DAN INTERNATIONAL LOWERS FOR WEST PAPUA (ILWP) DI INGGRIS YANG MENGGUGAT MASALAH PEPERA DIPBB;
  3. MENUNTUT INDONESIA SEGERA BERTANGGUNG JAWAB DENGAN PELANGGARAN HAM DIATAS TANAH PAPUA DAN INDONESIA SEGERA MEMBUKA RUANG DEMOKRASI BAGIRAKYAT PAPUA;

Maka pada jam 08.00 Watktu Papua Barat (WPB), mahasiswa - mahasiswi berkumpul di pohon beringin diluar halaman kampus Universitas Negeri Papua (UNIPA), massa aksi berjumlah ± 300 – 400 orang yang turut melakukan aksi dan beberapa Mahasiswa melakukan orasi-orasi ilmiah dengan teriakan yel - yel Papua MERDEKA dan Referendum. Tepat pada jam 09.00, massa aksi mulai start jalan, tetapi tidak jauh dari lingkungan kampus, tepatnya di depan Rumah Makan Mbah Mart yang berhadapan dengan kampus, tidak lama kemudian gabungan Aparat keamanan (Polisi,brimob, densus 88, dan TNI) datang dan memblok kade massa aksi, di situ terjadi tarik menarik antara pihak kepolisian dan Massa aksi. Pimpinan aksi ALEKSSANDER NEKENEM, DKK, berdiplomasi dengan Wakil Kepala Kepolisian Resor (WAKPOLRES) Manokwari dan sampai pada jam 10.30, dan ada pihak ketiga yang mencoba mengacaukan aksi yang di setting oleh pihak - pihak tertentu, melempar aparat kepolisian dengan Batu, dan ketika pihak kepolisian di lempar, pihak kepolisian membalas dengan menghamburkan peluru nyasar, ada yang menembak ke langit dan ada yang menembak menuju massa aksi. Aparat kepolisian mengejar mahasiswa dan memukul 7 orang sampai babak belur serta menembak 4 orang dengan jarak tembak 20 – 30 meter, yang mengakibatkan 3 diantarnya terkena “ PELURU KARET “ yang menyebabkan “ LUKA PARA “ yaitu (EDWUARD IWANDILE, EDISON PEYON, JHON BITIBALIYO dan MAIKE SAMA) serta “ SATU ORANG “ yang terkena “ PELURU TAJAM “ yaitu (MELKIAS BEANOK), Serta menangkap 11 ORANG di antarnya (ALEKSANDER NEKENEM, ROBERT ROY ROBAHA. DKK) di hajar / di pukul sampai babak belur, dan menangkap serta membawa mereka ke Polres Manokwari untuk di periksa dan atau diminta keterangan, dan aparat keamanan Polres MAnokwari selanjutnya membubarkan masaa aksi. Namun massa aksi tetap bertahan, kondisi tersebut membuat perhatian sejumlah Stakholder - Stakholder prihatin terhadap situasi tersebut serta terlibat langsung menyelesaikan dinamika penembakan dan pemukulan terhadap mahasiswa - mahasiswa tersebut. Stakholder dimaksud Yaitu, Perwakilan Pimpinan dari senat UNIPA, Kepala Kelurahan Amban, Tokoh Gereja, Tokoh Adat, dan Pimpinan - Pimpinan Politik lainya, serta Wakil Kapolda Papua JHON WATERPAUW pun turun, dan mengembalikan mahasiswa - mahasiswa yang di aniaya, kepada massa aksi, serta menyuruh massa aksi untuk bubar, dan pada jam 14.00 Waktu Papua Barat, massa aksi bubar dengan luka yang mendalam, dengan pesan kepada pihak pemerintah, “ KOK LINGKUGAN KAMPUS, DAERAH OTORITAS INDEPENDENT PENDIDIKAN INTERVENSI PAMERINTAH MAMPU MELAKUKAN TINDAKAN PELANGGARAN HAM TERHADAP MAHASISWA, APALAGI DENGAN RAKYAT SEMESTA PAPUA BARAT YANG MENUNTUT ADANYA KEADILAN DAN KEBENARAN BAGI ORANG PAPUA.. KESIMPULAN DARI KAMI, MAHSISWAMAHSISWI UNIVERSITAS NEGERI PAPUA BAHWA “ pemerintah Indonesia menjadikan RAKYAT PAPUA SEBAGAI OBJEK POLITIK, dan MANUSIANYA DI BUNUH, SERTA HAK - HAKNYA DI RAMPAS”.


Potret Mahasiswa Yang Korban Saat Melakukan Aksi :


Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments